KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala atas berkat rakhmat
dan hidayahnya menuntun kami sehingga mampu menuntaskan proposal Perusahaan
Nodeflix. Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan nabi
besar Muhammad Shalallahu Alaihi wa
Sallam yang telah membawa manusia dari zaman kebodohan kedalam zaman yang
terang benderang seperti saat ini.
Dibuatnya proposal Perusahaan Arkanis
Vision ini untuk memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan. Dalam proses
pembuatannya tentu kami mengalami berbagai kendala, namun atas bantuan dari
banyak pihak akhirnya kami bisa menyelesaikannya. oleh karena itu melalui
kesempatan ini kami menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya
kepada semua pihak terkait yang telah membantu terselesaikannya tugas ini
terutama dari Ibu Jamilah selaku dosen matakuliah kewirausahaan.
Kami memohon maaf yang
sebesar-besarnya bilamana ada kesalahan dalam proposal ini. Kritk dan saran
selalu kami harapkan demi kesempurnaan tugas
Bekasi,
22 Desember 2019
Penulis
DAFTAR ISI
Kata Pengantar .....................................................................................
Daftar Isi
................................................................................................ 1
Executive Summary
............................................................................ 3
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Identitas Perusahaan
............................................................ 5
1.2. Bidang Usaha dan
Bentuk Hukum Usaha
........................... 5
1.3. Visi dan Misi
Perusahaan..................................................... 4
1.3.1 Visi ............................................................................ 4
1.3.2 Misi
............................................................................ 4
1.4. Tujuan dan Sasaran
Perusahaan
.......................................... 5
1.5. Analisis Kompetensi
SDM ................................................... 5
1.6. Rencana Pengembangan
Usaha
.......................................... 5
1.7. Keberhasilan Usaha
............................................................. 5
1.8. Analisa SWOT
..................................................................... 6
1.8.1 Strength
(Kekuatan) .................................................... 6
1.8.2 Weakness
(Kelemahan) .............................................. 6
1.8.3 Opportunity
(Peluang) ................................................ 6
1.8.4 Treath (Ancaman)
....................................................... 7
BAB II
ASPEK PASAR DAN RENCANA PEMASARAN
2.1. Gambaran Umum
Pasar
...................................................... 8
2.2. Analisa
Pemasaran
.............................................................. 8
2.2.1.
Konsumen ............................................................ 8
2.2.2. Perkiraan Jumlah
Permintaan (Konsumen)............ 8
2.2.3.
Strategi Pemasaran ................................................. 9
2.2.4.
Analisis Pesaing
................................................... 10
2.2.5.
Peluang Usaha
...................................................... 12
BAB III
ASPEK PRODUKSI
3.1. Produk dan Jasa
.................................................................... 13
3.2. Proses Produksi
.................................................................... 13
3.3. Jumlah Tenaga Kerja
............................................................ 14
|
3.3.1. Manager Proyek….....................................................
|
14
|
|
3.3.2. Sekretaris
..................................................................
|
15
|
|
3.3.3. Keuangan .
.................................................................
|
15
|
|
3.3.4. HRD ………...............................................................
|
15
|
|
3.3.5. Programmer .
.............................................................
|
15
|
|
3.3.6. Teknisi……................................................................
|
15
|
|
|
|
|
BAB IV ASPEK KEUANGAN
|
|
|
4.1. Rencana Anggaran Biaya
....................................................
BAB V PENUTUP
|
16
|
|
5.1. Kesimpulan
.........................................................................
|
18
|
|
5.2. Saran
...................................................................................
|
18
|
Executive
Summary
Smart city merupakan sebuah terobosan terbaru dalam
bidang teknologi informatika. Smart city dapat
digunakan oleh badan institusi pemerintah untuk melakukan pemantauan dalam
berbagaib aspek terlebih soal kemacetan yang sering terjadi di Jakarta.
Nodeflix merupakan perusahaan yang bergerak dalam perencanaan dan
pelaksanaan kota pintar. Nodeflix dapat membuatkan sebuah sistem terintegrasi
yang mudah dioperasikan dan juga sangat user
friendly. Dalam perencanaan kota pintar atau smart city, Arkanis Vision
menyediakan banyak sekali fitur untuk terciptanya sebuah kota yang lebih
aman,nyaman dan tentunya menurunkan angka kriminalitas, fitur-fitur tersebut
mencakup antara lain :
1.
Face recognition
2.
People Trajectory
3.
Vehicle Counting and Classification
4.
License Plate Recognition
Fitur-fitur
tersebut dirasa cukup untuk menunjang dalam pembangunan kota pintar atau smart city
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Identitas
Perusahaan
Perusahaan ini bernama Arkanis Vision yang bergerak dalam perencanaan dan pembangunan kota
pintar. Tujuan dari berdirinya perusahaan ini adalah untuk menerapkan konsep smart city dengan teknologi Computer Vision untuk Indonesia dan
menciptakan ekosistem kota yang lebih aman dan nyaman.
1.2 Bidang
Usaha dan Bentuk Hukum Usaha
Badan usaha yang
kami dirikan ini baru dan belum mempunyai badan hukum yang tatap, namun dalam
perkembangannya nanti kami akan mengajukan pembuatan NPWP agar kami mempunyai
badan hukum yang tetap. Untuk teknologi yang kami gunakan bersifat fleksibel
dan sesuai dengan permintaan client.
1.3 Visi dan Misi Perusahaan
1.3.1
Visi
Menjadi Developer smart city dengan teknologi Computer Vision pertama di Indonesia,
dengan kerja maksimal untuk terciptanya ekosistem kota yang lebih baik
1.3.2 Misi
Misi
dari Arkanis Vision adalah untuk
menciptakan kota pintar untuk menunjang keamanan dan kenyamanan para
penduduknya.
1.4 Tujuan dan Sasaran
Perusahaan
Tujuan dari
perusahaan ini adalah untuk membangun suatu Sistem untuk meningkatkan kenyamanan
dan produktivitas dari pihak berwenang untuk menindaklanjuti sebuah tindak
criminal. Baik kejahatan lalu lintas dan lan sebagainya.
Sasaran perusahaan ini
adalah pemerintah kota dan juga institusi negara yang membutuhkan sistem ini.
1.5 Analisis
Kopetensi SDM
Tim kami mempunyai Sumber
Daya yang berkualitas untuk menjalankan usaha di bidang computer vision, computer science dan machine learning, di buktikan dengan pekerja yang sudah
berpengalaman dan tersertifikasi dibidangnya masing-masing
1.6 Rencana Pengembangan
Perusahaan
Perusahaan ini
akan dikembangan berdasarkan visi dan misi yang sudah menjadi komitmen semenjak
awal perusahaan ini dibentuk. Langkah-langkah yang akan kami lakukan antara
lain sebagai berikut:
1.
Mensosialisasikan tentang
konsep smart city kepada
masyarakat,pemerintah,dan juga institusi yang berwenang.
2.
Merekrut dan mentraining
karyawan untuk menjamin daya kerja perusahaan agar tetap prima.
1.7
Keberhasilan Perusahaan
Kami yakin perusahaan ini
akan dapat diterma oleh semua pihak dan dapat berkembang dengan pesat,
dikarenakan perusahaan yang bergerak dalam konsep smart city masih sangat sedikit di Indonesia bahkan di Asia
Tenggara. Dengan komitmen bekerja dan juga kemampuan yang dimiliki oleh sumber
daya yang dimiliki oleh perusahaan kami. Kami yakin bahwa perusahaan ini akan
menjadi Developer terdepan dalam urusan perencanaan kota pintar.
1.8 Analisa
SWOT
1.8.1 Strength
(Kekuatan)
Kekuatan dari Perusahaan
ini adalah :
1
Memiliki sumberdaya yang sangat
berkualitas
2
Menggunakan Teknologi terbaru.
3
Dapat bekerja sesuai targer
yang ditentukan.
4
Memberikan pelayanan dan hasil
yang memuaskan.
5
Salaha satu developer terbaik
di Indonesia.
1.8.2 Weakness
(Kelemahan)
Kelemahan dari Perusahaan ini adalah :
1.
Membutuhkan modal yang besar.
2.
Konsep smart city yang kurang tersosialisasi
1.8.3
Opportunity (Peluang)
Peluang dari perusahaan ini adalah :
1.
Smart city merupakan hal baru di
Indonesia
2.
Perusahaan yang bergerak dalam perencanaan
kota pintar sangat sedikit.
3.
Datang dengan konsep yang sudah
matang.
1.8.4 Threat (Ancaman)
1.
Masih banyak oknum pencuri cctv
dan perusak cctv
2.
Kurangnya modal yang dimiliki
oleh perusahaan saat ini.
BAB II
ASPEK
PASAR DAN RENCANA PEMASARAN
2.1 Gambaran
umum pasar
Prospek
pasar dibidang pembuatan system smart
city luas, Kami berfokus untuk membuat system smart city yang memiliki
pendapatan yang tinggi, dan kesibukan bisnis yang tinggi. Untuk itu kami
berfokus pada ibu kota di seluruh provinsi indonesia.
2.2 Analisa
Pemasaran
2.2.1.
Konsumen
a.
Sasaran Utama Konsumen
1. Pemerintah Ibu kota dan kota-kota besar setiap
Provinsi di Indonesia.
2.2.2. Perkiraan Jumlah Permintaan
( Konsumen )
Dari data persediaan product dan jasa di atas dapat di perkirakan
jumlah permintaan dan penawaran setiap bulannya dari konsumen dengan data
sebagai berikut :
Analisa Penjualan produk dan jasa dalam bulan
ke 1-3
|
Product dan Jasa
|
Harga Satuan
|
Jumlah Permintaan
|
Total
|
Keterangan
|
|
Desain Sistem smart city
|
Rp 5.000.000,-
|
4
|
Rp 20.000.000,-
|
|
|
Membuat system smart city
|
|
|
|
|
|
|
Rp.1 M,-
|
2
|
Rp 1 M,-
|
|
|
Optimasi smart city yang ada
|
Rp 25.000.000,-
|
2
|
Rp 50.000.000,-
|
|
|
Perbaikan Sistem yang rusak
|
|
|
|
|
|
|
Rp 10.000.000,-
|
4
|
Rp 40.000.000,-
|
|
|
Pemasangan Alat
|
Rp 5.000.000,-
|
2
|
Rp 10.000.000,-
|
|
|
Pemeliharan alat
|
-
|
-
|
-
|
gratis
|
|
Total Perkiraan Permintaan
|
|
14
|
Rp
1.120.000.000,-
|
|
2.2.3. Strategi Pemasaran
a. Keterangan Produk
Produk yang akan di jual berupa pelayanan jasa yang di kerjakan oleh
anggota tim yang sudah memiliki skil dan keterampilan di masing-masing bidang.
b. Keunggulan Produk dan Jasa
Produk
yang kami sediakan memiliki kualitas yang baik, dan system yang terintegritas.
Selain produk, jasa perawatan yang kami sediakan bersifat gratis, dan dicek
secara berkala sebulan sekali. Hal tersebut dilakukan agar konsumen puas telah
mempercayai perusahaan kami.
c.
Harga Produk
Harga
yang di tawarkan itu bergantung pada tingkat atau level permintaan dari klien
banyaknya modul yang dibutuhkan.
d.
Jalur Penjualan
Penjualan Produk dan jasa akan Kami lakukan baik dengan mengajukan
proposal aplikasi kepada pemerintah provinsi atau pun kota-kota besar di
Indonesia.
e.
Promosi
Untuk promosi priorotas utama kami adalah melalui presentasi langsung
ke-kantor kantor dan lembaga yang membutuhkan sebuah sistem smart city untuk
kota-kota di Indonesia.
f.
Garansi
Setiap Penjualan jasa yang kami lakukan akan kami
berikan garansi yaitu maintenance aplikasi selama 6 bulan setelah kontrak
berakhir.
2.2.4. Analisis Pesaing
a. Tahap Survey Pesaing
Tahap survei yang kami lakukan untuk menganalisis pesaing di Indonesia
yang akan kami jalankan yaitu dengan meninjau
produk-produk smart city di Asia Tenggara.
b. Jumlah Pesaing
Dari survei yang kami lakukan ada beberapa perusahan di Asia Tenggara
yang telah membuat system smart city yaitu :
|
Daerah Lokasi
|
Jumlah
|
|
Singapura
|
3
|
|
Malaysia
|
1
|
|
Thailand
|
1
|
Keunggulan dan Kekurangan Pesaing
Dari
data yang kami kumpulkan ada beberapa kelebihan dan kekurangan pesaing
Kelebihan
:
1. Tenaga Ahli yang lebih banyak
2. Jumlah Sistem yang sudah buat
3. Tingkat kepercayaan konsumen yang sudah tinggi
Kekurangan
:
1. Tingkat Pelayanan jasa yang masih kurang nyaman
dan
ramah
2. Keterlambatan waktu perbaikan komputer bahkan
untuk instalasi komputer itu mencapai 1 hingga 2 hari
3. Semua bentuk pelayanan jasa mempunyai nilai bayar
2.2.5
Peluang Usaha
Dari beberapa kekurangan yang ada pada pesaing, maka kami bisa melihat
peluang pasar yang cukup menguntungkan, dimana untuk menarik pelaggan kami
menyediakan layanan maintenance dan konsultasi masalah IT secara gratis. Kami
juga mengutamakan pelayanan jasa yang cepat. Hal inilah yang akan membuat
peluang usaha pembuatan system smart city
di Indonesia cukup tinggi.
BAB III
ASPEK PRODUKSI
3. Produk dan
Jasa
Berikut ini merupakan produk atau jasa yang
kami tawarkan :
1.
Face Recognation (Pengenalan
Wajah)
2.
People Trajectory (Lintasan
Pejalan/Orang)
3.
Vehicle Counting and
Classification (Penghitung dan Klasifikasi Kendaraan )
4.
License Plate Recognition (
Pengenalan Plat Kendaraan)
Dari keempat produk tersebut terdapat
pekerjaan developer sesuai dengan kontrak yang ditawarkan kepada client.
Berikut ini pekerjaan developer:
·
Setup Penemptan Kamera
·
Pembuatan program License Plate
Recognition
·
Perancangan Database
·
Integrasi Alat dengan Database
·
Optimasi Kecepatan deteksi
·
Kemanan protocol dari Alat
·
Maintenance dan Update
Jenis layanan yang kita tawarkan dari perusahaan kami diantaranya:
• Mendesain sebuah sistem kota pintar
• Membuat sistem kota pintar dengan Teknologi Computer Visison
• Optimasi sistem kota pintar yang sudah ada
• Perbaikan sistem yang rusak
• Pemasangan alat
• Pemeliharaan alat
3.2 Proses Produksi
A.
Adapun proses pemesanan serta
pembuatan sistem kota pintar, diantaranya :
1.
Pertemuan atau rapat antara
client dengan pihak developer untuk membahas sistem yang ingin dibuat.
2.
Mencatat kebutuhan apa saja
yang diperlukan untuk sistem tersebut.
3.
Lalu pihak developer akan
menawarkan desain awal sistem kota pintar .
4.
Survey lokasi oleh developer,
teknisi, serta client.
5.
Pertemuan kedua developer
mempresentasikan estimasi lama pengerjaan dan estimasi biaya yang diperlukan.
Jika client setuju maka akan mendatangani surat persetujuan pembayaran dan
sebagainya.
6.
Developer akan membuat sistem
kota pintar.
7.
Pemasangan alat atau hardware
pada lokasi sistem oleh teknisi.
8.
Setelah selesai developer akan
bertemu kembali dengan client untuk penyerahan system
3.3 Jumlah Tenaga Kerja
Terdapat 6 departemen dengan jumlah tenaga kerja yang berbeda antar
departemen. Misalnya pada departemen programmer dan teknisi jumlah tenaga kerja
berbeda-beda tergantung dari tingkat kesulitan proyek. Keenam departemen
tersebut mempunyai tugas dan tanggung jawab masing - masing :
3.3.1 Manager Proyek ( 5 orang ) 1 orang/proyek
• Mengatur semua tugas yang developer
• Melakukan pemecahan masalah apabila terdapat kendala
• Melakukan penjadwalan pengerjaan setiap modulenya
• Melakukan meeting dengan client di dalam ataupun diluar kantor
3.3.2 Sekretaris (5 orang) 1
orang/proyek
• Melakukan pencatatan client yang datang
• Melakukan pencatatan kinerja dari setiap pekerja
• Bertanggung jawab dengan IT Project Manager
3.3.3
Keuangan (5 orang) 1
orang/proyek
•
Melakukan estimasi biaya proyek
•
Mengelola keuangan
•
Membuat laporan keuangan
3.3.4 HRD
(3 orang)
•
Mengelola kinerja staff
•
Mengelola programmer dan
teknisi yang cocok dengan proyek
•
Mengelola programmer dan
teknisi yang ingin bergabung dengan proyek
3.3.5 Programmer ( 3-5 orang/proyek )
•
Melakukan design sistem kota
pintar
•
Membuat sistem kota pintar
berdasarkan permintaan client
•
Melakukan testing terhadap
sistem yang sudah dibuat
•
Perbaikan sistem jika sistem
yang ada terdapat bug atau rusak
•
Optimasi sistem yang sudah ada.
•
Melakukan perawatan system
3.3.6 Teknisi
( 5-10 orang/proyek )
•
Melakukan pemasangan alat di
lapangan
•
Melakukan perawatan alat atau
perangkat keras di lapangan
BAB IV
ASPEK KEUANGAN
4.1 Rencana Anggaran Biaya
Anggaran biaya merupakan catatan kebutuhan pengeluaran saat ingin
membuat sebuah perusahaan. Total biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 78.890.000 (Tujuh Puluh
Delapan Juta Delapan Ratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah).
Berikut ini adalah rincian pengeluarannya
Kebutuhan Modal Awal :
|
NO
|
PERALATAN
|
SATUAN
|
HARGA/SATUAN
|
JUMLAH
|
|
1
|
Sewa Ruangan
|
1 tahun
|
Rp 50.000.000
|
Rp 50.000.000
|
|
2
|
Komputer
|
2 set
|
Rp 3.000.000
|
Rp 6.000.000
|
|
3
|
Meja dan Kursi
Kantor
|
3 set
|
Rp 1.000.000
|
Rp 3.000.000
|
|
4
|
Telfon
|
1 buah
|
Rp 500.000
|
Rp 500.000
|
|
5
|
Kabel Rol
|
4 buah
|
Rp 35.000
|
Rp 140.000
|
|
6
|
Printer within
Scanner
|
2 set
|
Rp 700.000
|
Rp 1.400.000
|
|
7
|
Kamera
Tersembunyi
|
1 set
|
Rp 3.500.000
|
Rp 3.500.000
|
|
8
|
Papan Tulis
|
1 set
|
Rp 250.000
|
Rp 250.000
|
|
9
|
Pemasangan WIFI
|
2 set
|
Rp 1.250.000
|
Rp 2.500.000
|
|
10
|
Speaker
|
1 set
|
Rp 500.000
|
Rp 500.000
|
|
11
|
Alat Kebersihan
|
1 set
|
Rp 100.000
|
Rp 100.000
|
|
12
|
Dispenser
|
1 buah
|
Rp 350.000
|
Rp 350.000
|
|
13
|
Kulkas Kecil
|
1 buah
|
Rp 500.000
|
Rp 500.000
|
|
TOTAL
|
Rp 68.390.000
|
|||
Biaya Bulanan :
|
NO
|
PERALATAN
|
JUMLAH
|
|
1
|
Biaya
Listrik
|
Rp 2.000.000
|
|
2
|
Biaya
Air
|
Rp 1.500.000
|
|
3
|
Biaya
Telfon
|
Rp 2.000.000
|
|
4
|
Biaya
WIFI
|
Rp 2.500.000
|
|
TOTAL
|
Rp 8.000.000
|
|
Perlengkapan
Bulanan :
|
NO
|
PERLENGKAPAN
|
SATUAN
|
HARGA/SATUAN
|
JUMLAH
|
|
1
|
ATK
|
1 set
|
Rp 500.000
|
Rp 500.000
|
|
2
|
Kertas A4 80gr
|
5 rim
|
Rp 80.000
|
Rp 400.000
|
|
3
|
Amplop
Coklat Besar
|
5 dozens
|
Rp 60.000
|
Rp 300.000
|
|
4
|
Amplop
Coklat Kecil
|
3 dozens
|
Rp 50.000
|
Rp 150.000
|
|
5
|
Amplop Putih
|
5 dozens
|
Rp 30.000
|
Rp 150.000
|
|
6
|
Biaya Tak
Terduga
|
1 Bulan
|
Rp 1.000.000
|
Rp 1.000.000
|
|
TOTAL
|
Rp 2.500.000
|
|||
Maka untuk
perealisasian awal membutuhkan dana atau modal awal sebesar :
c.
Kebutuhan Modal Awal :
Rp 68.390.000
d.
Biaya Bulanan : Rp
8.000.000
e.
Perlengkapan Bulanan : Rp
2.500.000
TOTAL MODAL Rp
78.890.000
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Arkanis
Vision didirikan atas dasar rasa tanggung jawab oleh pemuda bangsa, sebagai
upaya partisipatif untuk berkontribusi dalam membangun Indonesia melalui
keterampilan, peluang, dan niat baik yang harus kita lakukan. Kami didesak
untuk mengambil peran kami sebagai katalis kuat revolusi bangsa dalam kemajuan teknologi.
Kami ingin menjadi pemain besar di industri yang menginspirasi hal-hal besar
berikutnya yang akan dibawa negara ini ke dunia.
5.2 Saran
Agar pelaksanaan suatu
usaha dapat berjalan lancar, kami mempunyai beberapa saran,antara lain:
1.
Terus mengikuti perkembangan
teknologi.
2.
Mempunyai etos kerja yang
tinggi.
3.
Selalu mendengarkan kritik dan
saran dari orang lain.
4.
Mampu menghasilkan produk yang
berkualitas dan inovatif demi menyukseskan program smart city.
5.
Mengutamakan kepuasaan yang
dirasakan oleh public.
Tugas Softskill Proposal Perusahaan
MAKALAH
PENGANTAR
BISNIS INFORMATIKA
Mata Kuliah : Pengantar Bisnis
Informatika
Dosen : JAMILAH, SKom., MT
Disusun
Oleh :
Nama : Alvino
Arya Ramadhan
Kelas :
4IA18
NPM : 50416662
UNIVERSITAS
GUNADARMA
FAKULTAS
TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN
TEKNIK INFORMATIKA
1.
REGULASI DAN PROSEDUR
PENDIRIAN PERUSAHAAN
1.1.
Bentuk-Bentuk
Badan Usaha
Pengertian
badan usaha adalah kesatuan yuridis/hukum dan ekonomis yang memiliki tujuan
untuk mencari laba atau keuntungan. Ada banyak contoh dan jenis-jenis badan
usaha yang ada di Indonesia, bisa berupa koperasi, badan usaha milik negara
(BUMN) dan juga badan usaha milik swasta (BUMS) [1].
1.1.1.
Koperasi
Koperasi
menjadi salah satu jenis usaha di Indonesia yang cukup dikenal. Pengertian
koperasi adalah badan usaha yang berlandaskan asas-asas kekeluargaan dimana
tujuan koperasi adalah untuk mensejahteraan anggotanya dan ikut membangun
tatanan perekonomian nasional.
1.1.2.
Badan
Usaha Milik Negara (BUMN)
Badan
Usaha Milik Negara atau disingkat BUMN adalah badan usaha yang sebagian atau
seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah Indonesia. Status pegawai badan
usaha-badan usaha tersebut adalah karyawan BUMN, bukan sebagai pegawai negeri.
Beberapa
jenis badan usaha milik negara yaitu :
1.
Perusahaan
Jawatan (Perjan)
2.
Perusahaan
Umum (Perum)
3.
Perseroan
Terbatas (Persero)
4.
Perusahaan
Daerah (PD)
1.1.3.
Badan
Usaha Milik Swasta (BUMS)
Selain
BUMN, juga ada BUMS atau Badan Usaha Milik Swasta. Pengertian BUMS adalah badan
usaha yang didirikan dan dimodali oleh seseorang atau sekelompok orang
tertentu. Berdasarkan peraturan undang-undang, BUMS hanya boleh mengelola
sumber daya yang bersifat tidak vital.Beberapa jenis badan usaha milik swasta
yaitu :
1.
Perusahaan
Perseorangan
2.
Firma
(Fa)
3.
Persekutuan
Komanditer (CV)
4.
Perseroan
Terbatas (PT)
5.
Yayasan
1.2.
Prosedur
dan Legalitas Pendirian Usaha
1.2.1.
Perseroan
Terbatas (PT)
PT
atau Perseroan Terbatas adalah Badan Hukum yang dimiliki oleh minimal dua orang
dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta
pribadi dari pengurus dan pemegang saham perusahaan tersebut. Di dalam PT,
Pemilik Modal (Pemegang Saham) tidak harus memimpin perusahaan dengan cara
menunjuk orang lain di untuk menjadi Direktur atau Komisaris. Syarat umum
pendirian perseroan terbatas (PT) adalah :
1.
Fotokopi
KTP, NPWP & KK para pemegang saham dan pengurus, minimal 2 orang
2.
Foto
Direktur ukuran 3x4 latar belakang merah
3.
Copy
PBB tahun terakhir sesuai domisili perusahaan
4.
Copy
Surat Kontrak/Sewa Kantor atau bukti kepemilikan tempat usaha
5.
Surat
Keterangan Domisili dari pengelola Gedung jika berdomisili di Gedung
Perkantoran
6.
Surat
Keterangan RT / RW (jika dibutuhkan, untuk perusahaan yang berdomisili di
lingkungan perumahan) khusus luar jakarta
7.
Kantor
berada di Wilayah Perkantoran/Plaza, atau Ruko, atau tidak berada di wilayah
pemukiman
8.
Surat
Keterangan Zonasi dari Kelurahan
9.
Stempel
Perusahaan
2. SDM
DAN ORGANISASI
2.1.
Struktur
Organisasi
Struktur
Organisasi dalam sebuah organisasi biasanya digambarkan dalam bentuk Bagan
Struktur Organisasi (Organization Chart) yaitu suatu diagram yang menggambarkan
pengaturan posisi pekerjaan dalam Organisasi yang diantaranya juga termasuk
garis komunikasi dan wewenangnya[3].
2.1.1.
Struktur
Organisasi Fungsional
Merupakan Struktur Organisasi yang paling umum
digunakan oleh suatu organisasi.
2.1.2.
Struktur
Organisasi Divisional
Struktur Organisasi yang dikelompokkan
berdasarkan kesamaan produk, layanan, pasar dan letak geografis
2.1.3.
Struktur
Organisasi Matriks
Merupakan
kombinasi dari Struktur Organisasi Fungsional dan Struktur Organisasi
Divisional dengan tujuan untuk menutupi kekurangan-kekurangan yang terdapat
pada kedua bentuk Struktur Orgnisasi tersebut
2.2.
Deskripsi
dan Spesifikasi Tugas
Deskripsi
Jabatan atau Job Description adalah uraian yang mencakup pekerjaan dasar suatu
jabatan yang termasuk tugas, wewenang, tanggung jawab dan informasi-informasi
penting lainnya yang melekat pada jabatan tersebut. [4].
2.3.
Sistem
Penggajian
Sistem
pengajian adalah mengembangkan sekumpulan prosedur yang memungkin perusahaan
untuk menarik, menahan dan memotivasi staf yang diperlukan, serta untuk
mengendalikan biaya pembayaran gaji. Sistem penggajian dan
pengupahan adalah jaringan prosedur yang
terdiri dari sebagai berikut[5]:
1. Prosedur
pencatatan waktu hadir
2.
Prosedur pencatat waktu kerja
3.
Prosedur pembuatan daftar gaji
4.
Prosedur distribusi biaya gaji
5.
Prosedur pembayaran gaji
3. ASPEK PEMASARAN
3.1.
Spesifikasi
Produk/Jasa
Spesifikasi
Barang/Jasa adalah berupa rincian-rincian atau uraian-uraian keterangandari
sebuah barang/jasa. Penggolongan berdasarkan kecepatan konsumsi (rate of
consumption) dan kekonkritannya (tangibility) [6]:
1.
Barang
Tahan Lama : barang konkrit yang dapat digunakan berulang kali. Contoh :
Televisi, Sepatu, dll.
2.
Barang
Tidak Tahan Lama : barang konkrit yang hanya dapat digunakan sekali atau
beebrapa kali. Contoh : Sabun, Makanan, dll.
3.
Jasa
: kegiatan manfaat atau kepuasan yang dijual.
4.
Contoh
: dokter, pangkas rambut, dll.
3.2.
Segmentasi
Produk/Jasa
Pasar
itu bersifat heterogen oleh karena itu sulit kiranya bagi perusahaan untuk
memasarakan produknya (kecuali produk tertentu seperti garam) tanpa mengadakan
segmentasi pasar. Adapun definisi segmentasi pasar adalah kegiatan membagi-bagi
pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar
(segmen pasar) yang bersifat homogen[7].
3.3.
Analisis
Situasi Pasar
Analisa
pasar merupakan langkah pertama dalam merencanakan strategi yang sesusai dengan
kondisi pasar untuk menangkap peluang dan mengembangkan usaha. Analisis pasar
dan pemasaran pada tingkat lanjut adalah dengan melakukan analisa dan peramalan
permintaan[7].
3.4.
Analisis
Pesaing
Analisa
pesaing adalah satu dari aspek pemasaran dalam studi kelayakan bisnis yang
cukup siginifikan. Analisis aspek pemasaran ini menjadi penentu dimana posisi
kita dalam dunia bisnis. Pesaing merupakan perusahaan yang memproduksi atau
memasarkan barang dan jasa yang memiliki kemiripan dengan produk yang kita hasilkan/tawarkan
[7].
3.5.
Strategi
Promosi
Promosi
merupakan ujung tombak dari aspek pemasaran dalam pengelolaan usaha. Promosi
merupakan upaya dari penjual untuk menawarkan produknya kepada pembeli atau
konsumen supaya konsumen berminat untuk melakukan pembelian.
Bauran
promosi atau disebut dengan Promotional Mix dalam aspek pemasaran adalah
kombinasi strategi terbaik dari faktor yang terkait dengan periklanan,
penjualan langsung, dan berbagai alat untuk promosi yang telah direncanakan
untuk mencapai tujuan program penjualan[7].
3.6.
Media
Promosi Berbasis IT
Teknologi
memiliki pengertian proses untuk meningkatkan nilai tambah, proses tersebut
menggunakan atau menghasilkan suatu produk, produk yang dihasilkan tidak
terpisah dari produk lain yang telah ada, dan karena itu menjadi bagian
intergal dari suatu sistem. Maka dapat disimpulkan era Teknologi adalah masa
dimana produk selalu didaur atau dicpta untuk memenuhi kebutuhan manusia. Salah
satu teknologi yang sedang mumpuni pada zaman sekarang ini salah satunya adalah
media sosial[8].
4. ASPEK
KEUANGAN
Aspek
keuangan bertujuan untuk mengerahui perkiraan pendaan dan aliran kas
proyek/bisnis , sehingga dapat diketahui layak atau tidaknya rencana bisnis
yang dimaksud. Aspek keuangan sebenarnya hanya merupakan akibat dari aspek
pasar dan teknis, karena dari kedua aspek tersebut aspek keuangan cukup
menjabarkan dalam bentuk aliran kas yang diharapkan akan diterima[9].
4.1.
Komponen
Biaya/Anggaran Perusahaan
Komponen-komponen
di dalam penyusunan anggaran komprehensif meliputi[10]:
4.1.1.
Rencana
Subtantif (Subtantive Plan)
Rencana
subtantif merupakan rencana yang mencerminkan tujuan yang ingin dicapai
perusahaan (baik jangka panjang dan jangka pendek). Dengan
mengambarkanstrategi-strategi perusahan, rencana spesifik, dan program organisasi
serta komitmenmanajemen yang sejalan dengan pencapaian jangka panjang dari
tujuan danperencanaan perusahaan.
4.1.2.
Rencana
Keuangan (Finansial Plan).
Rencana
keuangan merupakan penyajian secara lebih terperinci, yangmenerapkan tujuan
manajemen, strategi yang di rencanakan, perencanaan dan kebijakan manajemen
untuk periode waktu tertentu.
4.2.
Estimasi
Biaya/Satuan Biaya
Estimasi
biaya merupakan pengembangan hubungan yang baik antara objek biayadengan
penggerak biayanya untuk Tijuana memprediksi biaya..estimasi biaya
menfasilitasi mnajemen strategi dengan dua cara penting.pertama,estimasi biaya
membantu memprediksi biaya di masa yang akan datang dengan menggunakan
penggerakbiaya berdasarkan aktivitas,volume,struktur,atau pelaksanaan yang di
identifikasi sebelumnya.kedua,estimasi biaya membantu mengidentifikasi
penggerak biaya utama untuk suatu objek biaya dan penggerak biaya tersebut yang
paling berguna dalam memproduksi biaya[11].
4.3.
Penyusunan
Anggaran/Investasi Perusahaan
Cara
Menyusun Anggaran Perusahaan yang Sistemastis. Setiap laporan keuangan yang
ingin dilaporkan didalam perusahaan harus tersusun secara sistematis,
transparan serta lengkap. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya menghindarkan diri
dari bahaya atau kesalahan hitung anggaran perusahaan[1].
4.3.1.
Penentuan
pedoman anggaran
Anggaran
keuangan yang ada di sebuah perusahaan dapat dilakukan dengan menggunakan
penyusunan anggaran selama setahun yang biasanya dipersiapkan beberapa bulan
sebelum anggaran tahun berikutnya.
4.3.2.
Persiapan
anggaran keuangan
Perusahaan
membutuhkan waktu persiapan anggaran keuangan perusahaan yang dilakukan setelah
aktivitas manajemen puncak. Persiapan anggaran keuangan perusahaan ini tidak
hanya dilakukan oleh tenaga bagian penyusun anggaran akan tetapi juga
dibutuhkan kerjasama dengan tenaga keuangan serta tenaga umum yang ada di
perusahaan tersebut.
4.3.3.
Penentuan
anggaran perusahaan
Tahapan
penyusunan anggaran yang ketiga yauitu berupa penentuan anggaran perusahaan.
Tahapan yang ketiga ini terdiri atas 3 tahapan yaitu :
1.
Perundingan
antara masing – masing karyawan untuk menyesuaikan rencana akhir setiap
komponen anggaran
2.
Melakukan
koordinasi dan penelaahan komponen anggaran perusahaan
3.
Melakukan
pengesahan serta pendistribusian anggaran secara merata
4.3.4.
Pelaksanaan
anggaran
Dalam
tahapan ini dibutuhkan pengawasan dari kalangan manajer perusahaan pada masing
– masing bagian yang melakukan tugasnya sendiri – sendiri. Setelah pengawasan
sudah dilakukan oleh kalangan manajer selanjutnya manajer memiliki wewenang
melaporkan pada seorang direksi di perusahaan. Inilah alur final dari penerapan
anggaran di sebuah perusahaan.
4.4.
Penyusunan
Cashflow Perusahaan
Laporan
arus kas atau cash flow adalah laporan keuangan yang berisi tentang informasi
penerimaan dan pengeluaran kas dalam sebuah perusahaan pada periode waktu
tertentu. Karenanya laporan keuangan
arus kas dapat digunakan untuk melacak pemasukan dan pengeluaran dari
seluruh kegiatan perusahaan [12].
Laporan
arus kas atau cash flow sendiri terdiri dari 3 aktivitas berikut ini:
1.
Aktivitas
Operasi (Operating Activities)
2.
Aktivitas
Investasi (Investing Activities)
3.
Aktivitas
Pendanaan (Financing Activities)
4.5.
Time
Value Of Money dan Tingkat Suku Bunga
4.5.1.
Time
Value Of Money
Time
Value of Money banyak diartikan sebagai penilaian waktu dari uang yang ada di
perusahaan. Istilah Time Value of Money ini biasa digunakan untuk pengambilan
keputusan jangka panjang dengan penilaian waktu dari uang. Kondisi Time Value
of Money di sebuah perusahaan saat ini memang sudah memegang peranan penting
yang tidak bisa dilepaskan[13].
Kegitan
time value of money adalah sebagai berikut :
1.
Tabungan
2.
Pinjaman
Bank
3.
Asuransi
Penilaian Proyek
4.5.2.
Tingkat
Suku Bunga
Suku
bunga adalah persentase tertentu yang diperhitungkan dari pokok pinjaman yang
harus dibayarkan oleh debitur dalam periode tertentu, dan diterima oleh
kreditur sebagai imbal jasa. Imbal jasa ini merupakan suatu kompensasi kepada
pemberi pinjaman (kreditur) karena telah merelakan debitur (peminjam dana)
untuk mendapatkan manfaat dari dana yang dimilikinya, alih-alih menggunakannya
untuk tujuan lain[14].
4.6.
Kriteria
Investasi
Keputusan
investasi merupakan keputusan rasional, karena keputusan berdasarkan
pertimbangan rasional. Dalam praktik, digunakan beberapa alat bantu atau kriteria-kriteria
tertentu untuk memutuskan diterima atau ditolaknya rencana investasi. Kriteria
– kriteria tersebut kriteria investasi (invesment criteria). Minimal ada empat
kriteria investasi yang digunakan dalam praktik, yaitu[14]:
1.
Payback
Period
2.
Benefit
/ Cash Ration
3.
Net
Present Value
4.
Internal
Rat of Return
4.7.
Pencatatan
Keuangan Sederhana
Memiliki
laporan keuangan yang baik, bukan hanya monopoli bisnis besar dengan sistem
keuangan yang lebih kompleks, tetapi juga sangat dibutuhkan oleh semua level
bisnis, bahkan UKM. Dengan memiliki laporan keuangan yang baik, dan dibiasakan
sejak awal bisnis, akan memudahkan penilaian pihak lain maupun internal
perusahaan atas kinerja bisnisnya[15]:
4.7.1.
Buku
Arus Kas
Arus
kas berfungsi untuk mencatat keluar-masuknya uang secara rill dalam suatu
periode. Tujuan dibuatnya laposan arus kas ini untuk memberikan gambaran
kegiatan manajemen dalam operasi, investasi, dan pendanaan.
4.7.2.
Buku
Persedian Barang
Ada
dua metode dalam membuat laporan persediaan barang yaitu menggukanan metode
fisik yang mengharuskan perhitungan barang yang masih ada pada tanggal
penyusunan laporan keuangan dan metode perpetual (buku) di mana setiap jenis
persedian dibuatkan rekening sendiri-sendiri yang merupakan buku pembantu
persedian.
4.7.3.
Buku
Pembelian
Dalam
buku ini, Anda hanya perlu mencatat transakis pembelian yang tidak dibayar
dengan tunai. Pembukuan ini diisi secara teratur menurut tertib waktu
faktur-faktur pembelian.
4.7.4.
Buku
Penjualan
Di
dalam buku ini, Anda hanya perlu mencatat penjualan barang yang telah dilakukan
dalam suatu periode tertentu. Laporan ini biasanya disertakan salinan
faktur-faktur yang sudah dibuat. Ini bertujuan untuk mencocokkan harga beserta
potong yang diberikan pada masing-masing produk.
4.7.5.
Buku
Biaya
Pada buku
ini, Anda harus mencatat biaya yang dikeluarkan salama proses produksi dan
pemasaran, atau biasa disebut biaya overhead saat produksi, seperti membayar
karyawan, biaya listrik, telepon, sewa tempat usaha, dan lainnya.
4.7.6.
Buku
Utang
Pembukuan
ini berisi laporan utang perusahaan yang harus dibayar pada periode tertentu
kepada seseorang, lembaga, atau perusahaan lain. Pembukuan utang ini sangat
diperlukan untuk mengetahui berapa nominal yang belum dibayarkan perusahaan
kepada kliennya.
4.7.7.
Buku
Piutang
Berisi
laporan pembayaran yang belum terlunasi. Dengan adanya laporan ini, Anda dapat
memonitor sudah berapa lama piutang tersebut tidak tertagih sehingga Anda dapat
mempercepat periode penarikan piutang.
5. DAFTAR
PUSTAKA
1 https://www.haruspintar.com/bentuk-bentuk-badan-usaha/
2.
https://izin.co.id/artikel/syarat-pendirian-pt.php
3.
https://ilmumanajemenindustri.com/pengertian-contoh-bentuk-struktur-organisasi/
4. https://www.ilmu-ekonomi-id.com/2017/10/jenis-dan-spesifikasi-produk.html
5.
https://www.kajianpustaka.com/2012/10/sistem-penggajian-dan-pengupahan.html
6.
https://www.academia.edu/17854470/SPESIFIKASI_PRODUK
7.
https://jurnalmanajemen.com/aspek-pemasaran/
8.https://www.kompasiana.com/putrynadiasafira3957/5b4df89f6ddcae2eb669c112/media-sosial-sebagai-media-promosi-baru-dalam-usaha-kuliner?page=all
9.
https://www.scribd.com/doc/58275813/Analisis-Aspek-Keuangan
10.https://www.coursehero.com/file/p1b6ong/2-Komponen-Komponen-Di-Dalam-Penyusunan-Anggaran-Komprehensif-Komponen-komponen/
11.
http://pojok-akuntansi.blogspot.com/2017/01/estimasi-biaya.html
12.
http://ahlipresentasi.com/cara-menyusun-anggaran-perusahaan/
13.
http://ahlipresentasi.com/pengertian-time-value-of-money/
14.
https://www.seputarforex.com/artikel/apa-itu-suku-bunga-122127-31
15.
https://www.cekkembali.com/kriteria-investasi/
16.
https://www.jurnal.id/id/blog/2018-cara-mudah-membuat-laporan-keuangan-sederhana-bagi-ukm/
MAKALAH PENGANTAR BISNIS INFORMATIKA
Definisi Bisnis
Dalam kehidupan sehari-hari sudah tidak asing lagi bagi kita dengan penyebutan istilah bisnis atau berbisnis. Kata bisnis berasal dari bahasa Inggris yaitu busy yang berarti sibuk. Kata busy pada bahasa inggris lama yakni bisignis yang artinya keadaan dimana seseorang sibuk “state of being busy“. Sedangkan secara etimologi, bisnis yaitu keadaan dimana individu atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang dapat menghasilkan laba atau keuntungan.[1]
Pengertian Bisnis Menurut Para Ahli
Ada beberapa para ahli yang mengemukakan pendapatnya tentang bisnis."Bisnis ialah suatu perusahaan yang berkaitan dengan produksi dan distribusi barang untuk dijual kembali ke pasaratau memberikan harga dalam setiap barang ataupun jasa"(Prof. Owen). "Bisnis ialah setiap perusahan yang memproduksi dan mendistribusikan serta menyediakan barang atau jasa yang diperlukan masyarakat dan atas dasar kesediaannya dalam membeli atau membayar"(Urwick dan Hunt).Jenis-Jenis Bisnis
Bisnis berdasarkan jenis kegiatannya, dibagi menjadi 4 macam, yaitu :- Bisnis Agraris
Bisnis agraris adalah kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan lain sebagainya. Misalnya seperti, ikan, sapi, kambing, dan lain sebagainya. - Bisnis Ekstraktif
Bisnis ekstraktif adalah kegiatan bisnis yang dilakukan di bidang pertambangan, yaitu dengan cara menggali atau mengeruk bahan-bahan tambang yang dimiliki oleh perut bumi. Contoh bahan tambangnya adalah: batu bara, besi, emas, intan, tembaga, minyak, gas bumi, dan lain sebagainya. - Bisnis Jasa
Bisnis jasa adalah kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan di bidang jasa yang menghasilkan atau menciptakan suatu produk yang tidak tampak atau tidak berbentuk. Misalnya seperti, pariwisata, jasa asuransi, pendidikan, kesehatan, kecantikan, dan lain sebagainya.[2] - Bisnis Industri
Bisnis industri adalah kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan di bidang industri manufacturing. Misalnya seperti, industri tekstil, pesawat terbang, rokok, kertas, garmen, dan lain – lain.
Tujan Bisnis
Di dalam dunia bisnis pasti memiliki sebuah tujuan, untuk apa bisnis tersebut dibangun dan dikembangkan. Tujuan utama dari sebuah bisnis adalah pastinya untuk memperoleh dan mendapatkan laba atau keuntungan dari barang atau jasa yang diproduksi yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Namun, sebenarnya tidak hanya profit atau keuntungan saja yang dikejar oleh suatu perusahaan. Berikut ini beberapa tujuan bisnis, yaitu :
Namun, sebenarnya tidak hanya profit atau keuntungan saja yang dikejar oleh suatu perusahaan. Berikut ini beberapa tujuan bisnis, yaitu :
- Untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan bisnis tersebut.
- Untuk mendapatkan kesejahteraan bagi pemilik faktor produksi dan juga bagi masyarakat.
- Untuk pengadaan barang atau jasa yang diperlukan oleh masyarakat.
- Untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
- Untuk meningkatkan kemajuan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara umum.
- Untuk menunjukkan atau menampilkan eksistensi atau keberadaan suatu perusahaan dalam jangka waktu panjang.
- Untuk menunjukkan atau menampilkan prestise dan prestasi.[2]
Manfaat Bisnis
- Memperoleh Penghargaan/Pengakuan
- Kesempatan Untuk Menjadi Bos
- Menggaji diri sendiri
- Atur Waktu Anda Sendiri
- Masa Depan yang lebih cerah [3]
Definisi TIK
TIK adalah singkatan dari Teknologi Informasi Dan Komunikasi atau jika dalam bahasa Inggris ‘Information and Communication Technologies’, jika di singkat ‘ICT’ dapat di artikan sebagai payung besar terminologi yang mencakup semua peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan Informasi. Itulah secara singkat mengenai pengertian teknologi informasi dan komunikasi.Kata teknologi yaitu berasal dari bahasa Yunani “technologia”, atau “techne” yang memiliki arti “keahlian” dan juga “logia” yang artinya “pengetahuan”. Dalam pengertian yang sempit dapat di artikan teknologi adalah merupakan suatu yang mengacu pada objek benda yang digunakan untuk kemudahan aktivitas manusia, misalnya seperti mesin, perkakas, perangkat keras, dan lain-lain.[4]
Manfaat TIK dalam bisnis
Dengan memanfaatkan teknologi informasi di bidang bisnis akan memberikan dampak positif yang besar untuk jalanya bisnis yang kita bangun. Berikut beberapa manfaat penting teknologi informasi dalam bidang bisnis:
- Munculnya peluang bisnis baru (E-business), dengan semakin majunya teknologi dan informasi akan mendorong beberapa orang untuk menciptakan beberapa peluang yang sangat menguntungkan dan sebagai modal bisnis yang sangat menguntungkan.
- Mengurangi biaya produksi dan operasional, kemajuan teknologi dan informasi dapat membantu perusahaan dalam mengurangi biaya produksi sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang besar dengan mengeluarkan pengeluaran yang sedikit.
- Mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan, mempermudah proses komunikasi dan monitoring setiap karyawan yang bekerja, sehingga karyawan tidak perlu repot-repot datang ke ruang rapat dan berkumpul bersama, dan bisa melakukan teleconference untuk saling berkomunikasi mengenai beberapa ide.
- Akses informasi dan penyebaran informasi, mempublikasikan berita melalui internet dapat tersebar luas dengan cepat dibandingankan dengan enggunakan fax atau pos.
- Komunikasi yang cepat, fasilitas yang ada di internet banyak membuktikan kecepatanya berkomunikasi dengan orang yang dituju, seperti E-mail yang telah banyak digunakan untuk mengirim dan menerima dokumen.[5]
Perkembangan Bisnis Informatika
Perkembangan bisnis informatika berfokus pada pengembangan perangkat lunak dan sistem perangkat keras yang memungkinkan bisnis berfungsi lebih efektif dari sudut pandang TI, yang pada akhirnya memberikan keunggulan kompetitif bagi organisasi berdasarkan aplikasi teknologi informasi yang unggul.[6]
Profil Perusahaan
PT Mayora tbk adalah salah satu kelompok bisnis produk konsumen di Indonesia, yang didirikan pada tanggal 17 Februari 1977. Tetapi yang akan dibahas kali ini adalah programer HRD dari perusahaan tersebut yang proses penerimaan tenaga kerja baru menggunakan perkembangan TIK
Jasa yang ditawarkan
Programer hrd membuat website khusus untuk penerimaan tenaga kerja baru dan juga tenaga kerja yang akan naik pangkat. Website tersebut hanya bisa diakses oleh calon tenaga kerja atau tenaga kerja yang ada. Hrd akan memberikan code atau alamat khusus yang hanya bisa diakses oleh mereka
Ruang Lingkup
Tidak hanya membuat website untuk region indonesia programer juga membuat untuk cabang perusahaan di negara-negara tetangga seperti filiphina , china , india , vietnam dan negara tetangga lainnya
Informasi tersebut saya dapat dengan mewancarai langsung programer.
Sumber :
[1] https://www.seputarpengetahuan.co.id/2015/02/10-pengertian-bisnis-menurut-para-ahli-secara-lengkap.html#Pengertian_Bisnis_Menurut_Para_Ahli
[2] https://www.nesabamedia.com/pengertian-bisnis/
[3] https://www.ngelmu.id/pengertian-bisnis/
[4] http://www.pengertianku.net/2014/10/mengenal-pengertian-tik-atau-teknologi-informasi-dan-komunikasi.html
[5] read:https://www.kompasiana.com/emijulaikah/57492108337b61ad0f7fa86a/manfaat-teknologi-informasi-di-bidang-bisnis
[6] http://cobhomepages.cob.isu.edu/informatics/majorSelection/whyInformatics.htm
