Operation Crossroads adalah sepasang uji senjata nuklir yang dilakukan oleh Amerika Serikat di Bikini Atoll pada pertengahan 1946. Mereka adalah tes senjata nuklir pertama sejak Trinity pada bulan Juli 1945, dan peledakan pertama perangkat nuklir sejak pemboman atom Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh senjata nuklir pada kapal perang.
Tes Crossroads adalah yang pertama dari banyak uji coba nuklir yang diadakan di Kepulauan Marshall, dan yang pertama diumumkan secara terbuka terlebih dahulu dan diamati oleh audiens yang diundang, termasuk korps pers besar. Mereka dilakukan oleh Satuan Tugas Angkatan Darat / Angkatan Laut Satu, yang dipimpin oleh Wakil Laksamana William H. P. Blandy dan bukan oleh Proyek Manhattan, yang telah mengembangkan senjata nuklir selama Perang Dunia II. Sebuah armada yang terdiri dari 95 kapal target dirakit di Bikini Lagoon dan dipukul dengan dua ledakan senjata jenis senjata jenis plutonium Fat Man dari jenis yang dijatuhkan di Nagasaki, masing-masing dengan hasil 23 kiloton TNT (96 TJ).
Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Operation_Crossroads
Opeeration Crossroads
Pertempuran Laut Jawa adalah pertempuran angkatan laut yang menentukan dalam kampanye Pasifik Perang Dunia II.
Angkatan laut sekutu mengalami kekalahan yang mengerikan di tangan Angkatan Laut Kekaisaran Jepang, pada tanggal 27 Februari 1942, dan dalam tindakan sekunder selama berhari-hari. Komandan pasukan pemogokan Amerika-Inggris-Belanda-Australia (ABDACOM) - Lail-Admiral Karel Doorman-terbunuh. Pertarungan tersebut mencakup beberapa tindakan yang lebih kecil di sekitar Jawa, termasuk Pertempuran Sunda Strait yang lebih kecil namun juga signifikan. Kekalahan ini menyebabkan pendudukan Jepang di seluruh Hindia Belanda.
https://en.wikipedia.org/wiki/Battle_of_the_Java_Sea
Battle of java sea
Pertempuran Midway adalah pertempuran angkatan laut yang menentukan di Teater Pasifik Perang Dunia II yang terjadi antara 4 dan 7 Juni 1942, hanya enam bulan setelah serangan Jepang ke Pearl Harbor dan satu bulan setelah Pertempuran Laut Coral. Angkatan Laut Amerika Serikat di bawah Admirals Chester Nimitz, Frank Jack Fletcher, dan Raymond A. Spruance mengalahkan armada menyerang Angkatan Laut Kekaisaran Jepang di bawah Admirals Isoroku Yamamoto, Chuichi Nagumo, dan Nobutake Kondo di dekat Midway Atoll, menimbulkan kerusakan yang menghancurkan pada armada Jepang yang terbukti tidak dapat diperbaiki Sejarawan militer John Keegan menyebutnya "pukulan paling menakjubkan dan menentukan dalam sejarah perang angkatan laut."
Operasi Jepang, seperti serangan sebelumnya terhadap Pearl Harbor, berusaha untuk menghilangkan Amerika Serikat sebagai kekuatan strategis di Pasifik, sehingga memberi Jepang tangan bebas untuk membangun Lingkup Kesejahteraan Asia Timur Raya. Jepang berharap kekalahan demoralisasi lainnya akan memaksa A.S. untuk menyerah pada Perang Pasifik dan dengan demikian memastikan dominasi Jepang di Pasifik. Memikat kapal induk Amerika ke dalam perangkap dan menduduki Midway adalah bagian dari strategi "penghalang" keseluruhan untuk memperluas perimeter pertahanan Jepang, sebagai tanggapan atas serangan udara Doolittle di Tokyo. Operasi ini juga dianggap persiapan untuk serangan lebih lanjut terhadap Fiji, Samoa, dan Hawaii sendiri.
Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Battle_of_Midway
Battle of midway
Serangan terhadap Pearl Harbor merupakan serangan militer yang mengejutkan oleh Imperial Japan Navy Air Service terhadap pangkalan angkatan laut Amerika Serikat di Pearl Harbor, Wilayah Hawaii, pada pagi hari tanggal 7 Desember 1941. Serangan tersebut, yang juga dikenal sebagai Battle of Pearl Harbor , menyebabkan Amerika Serikat masuk ke dalam Perang Dunia II. Kepemimpinan militer Jepang merujuk pada serangan tersebut sebagai Operation and Operation Hawaii, dan sebagai Operasi Z selama perencanaannya.
Jepang menginginkan serangan tersebut sebagai tindakan preventif untuk mempertahankan Armada Pasifik A.S. dari campur tangan dengan tindakan militer yang direncanakan di Asia Tenggara terhadap wilayah luar negeri di Inggris, Belanda, dan Amerika Serikat. Selama tujuh jam berikutnya, ada serangan Jepang yang terkoordinasi terhadap Filipina, Guam dan Pulau Wake yang diadakan di A.S., dan di Kerajaan Inggris di Malaya, Singapura, dan Hong Kong.
Serangan tersebut dimulai pada pukul 07:48 waktu Hawaii (18:18 GMT).Pangkalan tersebut diserang oleh 353 pesawat Imperial Jepang (termasuk pejuang, penyerang tingkat tinggi, pembom pengebom torpedo) di dua gelombang, diluncurkan dari enam kapal induk. Semua delapan kapal perang Angkatan Laut A.S. rusak, dengan empat tenggelam. Semua kecuali Arizona Arizona kemudian diangkat, dan enam dikembalikan ke dinas dan kemudian berperang dalam perang. Jepang juga merosot atau merusak tiga kapal penjelajah, tiga kapal perusak, sebuah kapal pelatihan anti-pesawat terbang, dan satu helikopter kecil. Seratus delapan puluh delapan pesawat A.S. hancur; 2.403 orang Amerika terbunuh dan 1.178 lainnya luka-luka.Instalasi dasar yang penting seperti pembangkit tenaga listrik, dermaga kering, galangan kapal, pemeliharaan, dan fasilitas penyimpanan bahan bakar dan torpedo, serta dermaga kapal selam dan gedung perkantoran (juga rumah bagian intelijen), tidak diserang. Kekalahan Jepang ringan: 29 pesawat dan lima kapal selam cebol hilang, dan 64 tentara tewas. Seorang pelaut Jepang, Kazuo Sakamaki, ditangkap.
Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Attack_on_Pearl_Harbor
Pearl harbour
Hayasui (速吸 "Penyerapan Cepat") merupakan kapal tanker
Jepang (hybrid tanker/kapal induk) yang berlaga dalam Perang Pasifik.
Hayasui merupakan salah satu kapal tanker kelas Kazahaya.
Karena kurangnya pesawat pengintai yang menjadi biang kekalahan Jepang dalam
Pertempuran Midway, fasilitas aviasi ditambahkan ke Hayasui untuk menemani
Pasukan Kapal Induk Jepang. IJN juga menambah fungsi Hayasui menjadi kapal
suplai makanan, guna meningkatkan kemampuan Pasukan Kapal Induk yang berkaca
dari Pertempuran Laut Santa Cruz.
•24 April 1944 : Selesai dibangun
•Mei 1944 : Berlayar ke Tawi-Tawi untuk Operasi A.
•19~20 June 1944 : Berpartisipasi dalam Pertempuran Laut
Filipina dan mengalami kerusakan.
•10 Agustus 1944 : Konvoi Hi-71 selesai diperbaiki dan
berlayar dari Moji ke Singapura.
•19 August 1944, pukul 03:20 pagi : Hayasui was torpedoed (2
hits) by USS Bluefish at west of Vigan City.
•Sekitar pukul 05:00 pagi : Explosion and sunk at
17°34′N119°24′E.
•10 Oktober 1944 : Dipensiunkan
IJN Hayasui
IJN Sagiri 「狭霧] Arti namanya yaitu 'Embun'.
Kapal keenam dari perusak kelas Ayanami dan kapal ke 16 dari
Special-Type Destroyer. Dibuat di Uraga Dock Company dan diluncurkan pada 23
Desember 1929. Merupakan salah satu kapal yang tidak melihat banyak pertempuran
dalam seumur hidupnya.
Pada 1 Mei 1940, IJN membentuk 'Third Torpedo Squadron'
dibawah naungan Armada Pertama. 'Third Torpedo Squadron' dipimpin oleh Sendai
dan terdiri dari Divisi Destroyer 12 dan 20. Pada 1 Agustus, Sagiri dimasukan
ke dalam Divisi Destroyer 20.
yang terdiri dari Asagumo, Yuugiri, Amagiri, dan Sagiri.
Kemudian mengawal kapal pengangkut Angkatan Darat untuk memasuki Laut Cina
Selatan.
15 November 1940, Kapten kapal Sagiri, Shirahama Shoichi
digantikan oleh Kapten Isokaze, Sugioka Kouichi.
17 Desember 1941, setelah serangan Pearl Harbor, Sagiri
mengawal pendaratan Angkatan Darat Jepang di Miri dan Kuching di Sarawak.
Kemudian pada tanggal 24 Desember 1941, Sagiri ditusbol oleh Kapal Selam
Belanda 'HNLMS K XVI' dan kehilangan 121 kru dan sisa 120 kru lainnya di
selamatkan oleh Shirakumo. Setelah itu Sagiri di scuttle oleh I-66.
IJN Sagiri
Nenohi (子日) merupakan kapal perusak kedua dari enam perusak kelas
Hatsuharu yang berlaga dalam Perang Pasifik. Dibangun pada 15 Desember 1931,
diperkenalkan pada 22 Desember 1932 dan ditugaskan pada 30 September 1933. Arti
namanya adalah Hari Anak.
Saat selesai, ia ditugaskan ke Armada Ekspedisi Ke-2 IJN dan
dari 1940, berpatroli dan membantu pendaratan pasukan Jepang kala Invasi
terhadap Indochina Prancis. Lalu, didock di Hanoi kala awal operasi sebagai
stasiun radio agar komunikasi terjaga selama invasi, lalu ke Haiphong guna
menjaga daerah tersebut.
Kala Perang Pasifik meletus, Nenohi menjadi flagship dari
Desdiv 21 dari Desron 1 dari Armada IJN Pertama bersama Hatsuharu, Wakaba dan
Hatsushimo, namun malah jadi penjaga lautan Jepang dari serangan kapal selam.
Akhir Januari 1942, membantu invasi Hindia Belanda, dengan
membantu pendaratan Jepang ke Kendari, Sulawesi sebagai bagian dari Operasi H
pada 24 Januari, Makassar pada 8 Februari dan Bali & Lombok pada 18
Februari. Lalu, kembali ke Sasebo Naval Arsenal pada akhir Maret untuk
di-maintenance.
Sejak Mei 1942, Nenohi ditugaskan ke lautan utara, dan
bertolak dari Ōminato Guard District sebagai bagian dari Operasi AL guna
mendukung Armada Utara Laksamana Boshiro Hosogaya, berpatroli sekitar Attu,
Kiska dan Kep. Amchitka Island.
4 Juli 1942, Nenohi ditorpedo oleh kapal selam USS Triton
kala mengawal kapal seaplane tender Kamikawa Maru di tenggara Attu, dekat Kep.
Agattu (52°15′N173°51′E). 2 menit, mulai miring dan dalam 5 menit karam, 188
kru Nenohi tewas termasuk Letkol Terauchi. 38 kru diselamatkan oleh perusak
Inazuma.
31 Juli 1942, Nenohi dihapus dari daftar militer.
•Fact: Nenohi adalah kapal kelas Hatsuharu pertama yang
karam dalam Perang Pasifik.







