Pernahkah kalian mengalami pusing saat menonton film 3D ? pada artikel ini saya akan membahas mengenai efek negatif selama menonton film 3D.

Menurut  Jeffrey Anshel,  optometrist  VSP Vision Care dan the principal of Corporate Vision Consulting, Encinitas, California, menyatakan hanya 30% dari mata penonton yang mampu berkordinasi dengan baik untuk melihat efek 3D dalam film, apalagi mata harus melihat layar yang demikian besar. Akibatnya, sebagian penonton mengalami sakit kepala dan mata berkunang usai menonton.

Pendapat lain disampaikan Dr. Robert Wiprud, associate professor of family and community medicine,  Texas A&M Health Science Center College of Medicine sekaligus director of family medicine at the Scott & White Clinic, College Station, Texas. Ia menilai, saat individu menonton film 3D, pada otak terjadi input yang berlawanan dengan bagian tubuh lain. Pada organ mata, tekanan terjadi secara ekstrim, dan tekanan itu terjadi pada sistem vestibular di organ telinga bagian dalam.


Sistem Vestibular ini merupakan sistem sensoris yang berfungsi penting dalam keseimbangan, kontrol kepala, dan gerak bola mata. "Ketika kita bergerak dalam arahan yang jelas, cairan mengalir menuju sel rambut, membuat semacam impuls elekrik yang berjalan melawati tulang tengkorang menuju otak, dan otak segera memberikan balasan berupa pilihan apakah anda tetap duduk atau bergerak," paparnya.

"Sebagian besar waktu, semua infomasi itu ditambahkan dan menyakinkan otak. Tetapi ketika anda menonton film 3D, terjadi konflik antara mata yang melihat dengan sistem vestibular sebagai sistem sensorik. Mata seolah berkata kepada anda bahwa anda terbang ke udara sementara sistem vestibular mengatakan sebaliknya, " tidak, kita harus duduk disini, salah bila anda bergerak,". Pada anda yang sensisitif, akan memicu rasa mual dan sakit kepala," tambahnya.

Wiprud menilai, otak anda tidak berkenan dengan konflik signal antara mata dan sistem vestibular. Sebuah film biasa tidaklah membodohi mata anda secara berlebihan.

Karena itu, perhatikan beberapa tips ini agar Anda terhindar dari efek buruk menonton tayangan 3D:

  1. Ikuti anjuran yang ada sebelum Anda menonton tayangan 3D.
  2. Jangan menonton tayangan 3D lebih dari 2 jam.
  3. Jika di tengah menonton film Anda merasa pusing, mata lelah atau mual, segera hentikan kegiatan menonton, tidak perlu menunggu film habis. Segera keluar dari bioskop agar mata Anda bisa beristirahat.
  4. Lebih baik menonton tayangan dua dimensi karena tayangan tersebut lebih aman dan nyaman untuk mata dan kesehatan Anda.

Efek negatif menonton film 3D

Posted by : vino
Minggu, 05 November 2017
0 Comments
Pada kehidupan sehari-hari, sebenarnya mata melihat suatu gambar dengan sedikit berbeda karena kita mempunyai 2 buah mata yang berjarak beberapa cm diantara keduanya. Seandainya kita menaruh jari di depan hidung maka kita tetap dapat melihat segalanya dibelakang jari tersebut. Jadi bagaimanapun kita menaruh jari untuk menutupi mata kita, maka kita tetap dapat melihat dengan mata yang lain. Otak mempunyai kemampuan untuk memperkirakan suatu jarak berdasarkan perbedaan antara pandangan mata kiri dan kanan. prinsip yang sama diciptakan untuk menghasilkan efek 3D.

Kaca mata 3D (polarized, Anaglyph dan LCD shutter) semua dirancang agar mata kiri dan kanan dapat melihat sesuatu yang berbeda. Beberapa teknologi 3D memerlukan proyektor dan layar khusus agar efek 3D dapat memberikan efek 3D dengan baik dan beberapa teknologi ini juga diterapkan pada TV LCD / LED 3D serta Proyektor Home Theater untuk penggunaan rumahan.

Jenis-jenis kacamata 3D

1. Kacamata 3D Anaglyph 
Kacamata 3D Anaglyph atau kaca mata Red Cyan adalah kaca mata yang digunakan pada film 3D versi generasi awal. Disini lensa merah akan memfilter sinar merah sedangkan lensa Cyan akan memblok warna cyan (warna biru kehijau-hijauan).


2.   Polarized 3D Glasses
Kaca mata ini bersifat Pasif, artinya tidak ada daya atau baterai pada kacamata tersebut. Bioskop dan beberapa TV 3D serta Kaca mata polarisasi 3D bekerja dengan cara yang hampir sama seperti polarisasi pada sun glasses yang memblok sinar matahari.


3. RealD 3D
Teknologi 3D ini yang paling umum digunakan pada bioskop-bioskop di dunia untuk memutar film-film 3D. RealD 3D menggunakan polarisasi cahaya sirkular dengan kacamata polarisasi sehingga mata kiri dan kanan akan melihat gambar yang “sedikit berbeda”. Dengan menggunakan polarisasi sirkular maka penonton dapat menggerakan kepala kekiri dan kekanan dan melihat layar secara natural tanpa harus kehilangan efek 3D.





Kacamata 3D

Posted by : vino 0 Comments
Pada artikel kali ini saya akan membahas sebuah perangkat bernama oculus rift mungkin perangkat ini sudah terdengar kuno karena fungsinya sudah banyak tergantikan oleh smartphone, Namun perangkat ini merupakan perangkat pertama teknologi virtual reality yang memungkinkan kita berinteraksi langsung dengan dunia virtual. Oculus Rift tampak seperti sepasang kacamata ski. Di dalamnya terdapat dua lensa, satu untuk setiap mata, yang mengarah pada layar LCD tunggal. Layar itu memberikan dua gambar terpisah, satu untuk masing-masing mata, sehingga pengguna mendapatkan stereoscopic 3-D.


Situs Oculus mengatakan Rift menggunakan teknologi pelacakan khusus yang membuat latency pelacakan kepala 360 derajat sangat rendah sehingga memungkinkan pengguna secara mulus melewati dunia maya seperti di kehidupan nyata. Setiap gerakan halus kepala pengguna dilacak secara real time sehingga menciptakan pengalaman alami dan intuitif.

Menurut saya menjadi sesuatu yang aneh karena Oculus Rift dimulai sebagai proyek hobi Palmer Luckey. Pria ini mengawali idenya dengan membongkar smartphone dan lantas membuatnya sebagai pendahulu Oculus Rift. Teknologi virtual reality secara tidak sadar pada dasarnya sudah ada dalam smartphone namun waktu itu belum ada yang membuat hal ini menjadi viral pada smartphone.

Baru-baru ini saja perusahaan smartphone banyak yang mengusung teknologi VR untuk hal per-filman dan gaming. Sama dengan oculus yang memang awalnya menggunakan teknologi dari sebuah smartphone. Pada smartphone sudah terdapat teknologi yang membuat pelacakan kepala 360 derajat. Tinggal menambahkan set gear seperti kacamata untuk mata sehingga memungkinkan pengguna bisa memasuki dunia maya seperti di kehidupan nyata

Sumber : https://tekno.tempo.co/read/551342/oculus-rift-kacamata-virtual-reality-untuk-gamers

Oculus Rift

Posted by : vino 0 Comments
Pernah bermimpi masuk ke dunia anime ? Sekarang siapapun bisa menjadi karakter 2D yang moe dengan aplikasi yang bisa didapatkan di Steam, Facerig Live2D!
Aplikasi ini sebenarnya terdiri dari 2 program, yaitu Live2D dan Facerig. Live2D adalah program animasi yang membuat model karakter 2D-mu mempunyai karakteristik model 3D tanpa perlu menggunakan metode yang repot dan lambat. Sementara Facerig adalah program untuk mendeteksi gerakan wajah dan kepala untuk kemudian ditirukan oleh model 3D yang ada dalam komputer. Karaktermu dalam komputer akan bergerak dan berekspresi sama dengamu!

Tim Facerig berkolaborasi dengan Live2D untuk bisa mewujudkan hal ini. Kamu akan bisa lebih mudah menganimasikan karaktermu hanya bermodalkan mukamu sendiri untuk mendapatkan ekspresi yang pas yang nantinya bisa kamu gunakan dalam proyek animasimu sendiri, game, atau bahkan untuk asupan imajinasi liarmu!

Facerig Live2D!

Posted by : vino 1 Comment



Pada artikel kali ini saya akan membahas software atau aplikasi live2D. Live2D aplikasi yang dikembangkan oleh Cybernoid adalah teknologi gambar pertama di dunia yang memungkinkan gambar 2D menjadi 3D. Tidak seperti animasi konvensional yang harus di gambar terlebih dahulu, dalam aplkasi ini kita akan menyatukan model-model yang akan membuat gambar bisa bergerak sesuai keinginan kita. 

Aplikasi ini memungkinkan gambar atau wajah yang kita buat bila digeser ke samping dengan menyentuh di layar sentuh akan ikut menoleh ke samping, lalu gambar tersebut dapat menggerakkan bulu mata dan matanya. Tidak hanya wajah kita juga bisa membuat bagian lain seperti badan tangan dan kaki. Tiap bagian pumya tingkat kesulitan tersendiri. Semakin sulit maka akan semakin bagus hasilnya.

Dengan teknologi ini kita dapat menggunakannya sebagai alat untuk mempercepat pekerjaan agar lebih mudah dan efisien terutama bagi pembuat film animasi atau kartun. Live2D tersedia dalam dua versi, yakni polygon dan vector. 


Nah seperti tutorial diatas cara membuatnya dengan menggabungkan beberapa model. Disini bisa menjadi kelebihan dan juga menjadi kelemahan. Kelebihan tidak perlu menggunakan frame karena sistem akan menggerakan sesuai keinginan kita. Kelemahannya semakin banyak gerakan yang diinginkan maka model yang harus digambar harus semakin banyak juga dan itu akan memakan waktu lebih.




Animasi 2D menjadi 3D dengan live2D

Posted by : vino 1 Comment


IJN Kinugasa merupakan kapal penjelajah berat kelas Aoba yang dibangun untuk Imperial Japanese Navy. Namanya diambik dari Gunung Kinugasa, yang terletak di Yokosuka, Kanagawa, Japan.

Dibangun pada 24 Oktober 1924, 2 tahun berselang diperkenalkan kepada publik dan ditugaskan pada tahun 1927. Awal desainnya dijadikan bagian dari kelas Furutaka, namun dengan hadirnya senjata berturret ganda dan ketapel untuk pesawat pengintainya, menjadikan Kinugasa amat berbeda meski stabilitasnya bermasalah.

Debutnya dimulai pada Perang Sino-Jepang, meski begitu dirinya sempat dimodernisasi di Sasebo Naval Yard hingga 1940. Pada 1941, Kinugasa ditugaskan ke Crudiv 6, sebagai flagshipnya Rear Admiral Aritomo Goto sebagai bagian dari Armada Pertama dibawah pimpinan Vice Admiral Takasu Shiro. CruDiv 6 terdiri dari Kinugasa, Aoba, Furutaka dan Kako.

Saat Pearl Harbour diserang, CruDiv6 membantu invasi Jepang ke Guam dan Kep. Wake. Dari January ke Mei 1942, Kinugasa kembali membantu invasi Jepang ke Kep. Solomon dan Papua Nugini di Rabaul, Kavieng, Buka, Shortland, Kieta, Manus Island, Admiralty Islands dan Tulagi.

Saat Perang Laut Koral terjadi, CruDiv 6 bersama dengan kapal induk ringan Shōhō pada 7 Mei 1942 pukul 11:00 terjadi serangan yang amat cepat dan telak. Shōhō diserang dan tenggelam oleh 93 pesawat pengebom tukik Douglas SBD Dauntless dan pesawat pengebom torpedo Douglas TBD Devastator dari kapal induk USS Yorktown and Lexington.

Menyusul 46 SBD, 21 TBD dan 15 Grumman F4F Wildcats dari Yorktown dan Lexington merusak kapal induk Shōkaku. Sementara Furutaka and Kinugasa tanpa kerusakan sekalipun mengawal Shōkaku kembali ke Truk.

Selama 1942, Kinugasa diperbaiki dan ditempatkan di Armada ke-8 IJN dibawah pimpinan Laksamana Mikawa. Dan disinilah kisah singkat namun manis akan diceritakan...

Saat Pertempuran Laut Pulau Savo, Kinugasa bersama Armada ke-8 IJN menghadapi Armada Sekutu pimpinan Laksamana Fletcher. Armada Sekutu kehilangan penjelajah USS Astoria, Quincy, Vincennes dan HMAS Canberra. Kapal penjelajah USS Chicago mengalami kerusakan beserta perusak USS Ralph Talbot dan Patterson. Sementara itu, Armada ke-8 IJN hanya mengalami kerusakan di Chokai, Furutaka dan Aoba. Tragis, Kako tenggelam oleh kapal selam S-44

Kemudian pada Pertempuran Teluk Esperance, justru 180 derajat berbalik, jika Armada Jepang mampu menenggelamkan sejumlah kapal pada pertempuran sebelumnya, kini justru mereka kehilangan Furutaka dan Fubuki karena tembakan sesama kawan sendiri !
Aoba mengalami kerusakan berat dan Kinugasa masih cukup utuh.

Ironis pada 14 November 1942, sebuah bom dari pesawat musuh meledakan kapalnya menewaskan Kapten Sawa dan beberapa orang lainnya. Butuh 17 SBD Dauntless dari kapal induk Enterprise dan USMC Avenger untuk memaksa Kinugasa mengalami luka yang telak. Setelahnya ia tenggelam dengan cepat dan 511 kru kapalnya tewas. Akhir 1942, Kinugasa dihapus dari daftar militer. Kekalahan yang amat telak pasca kemenangan di Guadalcanal dan Kep. Savo membuat Jepang syok berat, begitu juga dengan dunia...

Baru ditugaskan kembali pada 1941, berkali-kali dia selamat, bertubi-tubi pula dirinya dihantam dari udara dan laut. Tenggelam dengan cepat tapi manis dalam kisahnya itulah Kinugasa.

Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Japanese_cruiser_Kinugasa , http://line.me/ti/p/%40jcv1198d

IJN Kinugasa

Posted by : vino 0 Comments

Kuroshio (黒潮) merupakan kapal perusak ketiga dari kelas Kagero yang berlaga dalam Perang Pasifik. Dibangun pada 31 Agustus 1937 oleh Galangan Kapal Fujinagata, diperkenalkan pada 28 Oktober 1938 dan selesai pada 1 Januari 1940. Arti Kuroshio adalah Angin Pasang Hitam

Anehnya setelah ditugaskan, pada 23 Juni 1941 pukul 6 sore waktu Jepang, ia bertabrakan dengan perusak Natsushio dan Minegumo di Selat Bungo, membuat kapalnya diperbaiki sebulan penuh di Kure Naval Arsenal.

Kala Perang Pasifik pecah, Kuroshio ditugaskan ke Destroyer Division 15 (Desdiv 15), dan member dari Destroyer Squadron 2 (Desron 2) dari IJN 2nd Fleet. Kala itu berlayar dari Palau mengawal kapal induk ringan Ryūjō dan kapal ranjau Itsukushima dalam invasi terhadap Filipina Selatan. Uniknya, ia hanya mengalami kerusakan ringan pada 23 Desember oleh serangan tembakan dari sejumlah Bomber USAAF B-17 Flying Fortress

Awal 1942, Kuroshio berpartisipasi dalam invasi Hindia Belanda menuju berbagai daerah. 8 Februari, menyelamatkan kru kapal Natsushio dan pada 5 Maret bersama perusak Oyashio menenggelamkan sebuah kapal ranjau milik Royal Navy. Akhir Maret, bersama Kaga balik ke Sasebo untuk diservis.

Akhir April, Kuroshio berlayar dari Kure guna membantu menguasai Kep. Kagayan dekat Palawan pada awal Mei, dan kembali dengan mengawal kapal induk Shōkaku yang rusak dari Manila ke Kure pada 17 Mei. Awal Juni, Kuroshio berlayar dari Saipan sebagai bagian dari pengawal kapal transpor dalam Pertempuran Midway.

Sejak Juni 1942, Kuroshio ikut berpartisipasi dalam sejumlah misi dan pertempuran seperti:

•Pertempuran Solomon Timur:
Pada 24 Agustus menjadi bagian dari Armada Serang Kondō namun tak berperang.
•Selama September, Kuroshio menjaga lautan sekitar Truk dan Guadalcanal
•Tokyo Express: Mulai Oktober hingga pertengahan Februari 1943, ia melakukan misi transpor ternama ini menuju Guadalcanal.
•Pertempuran Santa Cruz:
Pada 26 Oktober, ia mengawal kapal induk ringan Jun'yō.
•Pertempuran Tassafaronga:
Pada 30 November, salah satu torpedonya nyaris mengenai kapal penjelajah Amerika USS Pensacola.

21 Februari, Kuroshio balik ke Kure untuk diperbaiki, bersama Jun'yō, dan kembali berlaga pada 10 April ke Truk bersama kapal induk ringan Chūyō danTaiyō. Akhir April, melakukan tugas transpor ke Kep. Shortland.

Malangnya pada malam sekitar 7–8 Mei 1943, kala mentranspor pasukan ke Kolombangara, ia terkena ranjau kala meninggalkan Vila (Kolombangara), meledak dan karam dengan 83 kru tewas. Ia dihapus dari daftar militer pada 20 Juni 1943.

Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Japanese_destroyer_Kuroshio , http://line.me/ti/p/%40jcv1198d

IJN Kuroshio

Posted by : vino 0 Comments

- Copyright © My Blog - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -